Pangsa Pasar dalam Jodoh

Sebenarnya manusia dalam mencari jodoh itu seperti penjualan
handphone. Tiap orang beda selera, beda kebutuhan, beda preferensi.
Ada yang menginginkan handphone dengan spek tinggi, dengan
memori internal bergiga giga, denhan baterai ber mAh-mAh, tapi dengan harga
yang murah, maka ia membeli Xiaomi. Konsekuensinya, orderdilnya cepat rusak.
Ada yang mencari handphone khusus camera phone agar menghasilkan
hasil foto yang bagus, maka dia membeli Oppo.
Konsekuensinya, harga mahal namun spek rendah, hanya bagus di
kamera saja.
Ada yang mencari handphone dengan merk populer agar harga jual kembali
tidak jatuh dan onderdil mudah dicari, ada garansi resmi juga bukannya garansi
distributor, bukan produk China, maka ia membeli Samsung.
Konsekuensinya, dengan harga yang sama seperti Xiaomi, spek nya
kalah jauh.
Semua produk punya pangsa pasarnya masing masing.
Sama saja,
Setiap orang juga punya pangsa pasarnya masing masing dengan kualitas yang dimiliki masing masing.
Ada perempuan yang suka laki laki berisi yang agak gendut, ada
perempuan yang suka laki laki muscular, ada perempuan yang suka laki laki yang
agak kurus.
Ada laki laki yang suka perempuan berkaki jenjang, ada laki laki yang suka perempuan kecil mungil, ada laki laki yang senang perempuan berhijab, ada yang lebih suka perempuan dengan rambut tergerai.
Ada laki laki yang suka perempuan berkaki jenjang, ada laki laki yang suka perempuan kecil mungil, ada laki laki yang senang perempuan berhijab, ada yang lebih suka perempuan dengan rambut tergerai.
Ada orang yang senang jenis orang yang cerdas berwawasan luas
yang bisa diajak bicara mengenai apa saja, ada juga orang yang senang jenis
orang yang gak banyak tau agar tidak terlalu banyak spekulasi atau perbedaan
pendapat.
Ada orang yang senang jenis orang super soleh/solehah yang agak
fanatik, ada orang yang senang jenis orang yang berpikiran lebih terbuka dan
lebih fleksibel.
Jadi, gak perlu takut menunjukkan siapa kamu dengan 'features'
yang kamu miliki.
Mereka tidak lebih baik darimu, dan kamu pun tidak lebih baik
dari mereka. Setiap orang memiliki 'value' dan kualitasnya masing masing.
Jadi jangan risau tentang jodoh. Kalau belum dipertemukan
sekarang, kamu nanti akan dipertemukan dengan orang yang suka dengan segala
features yang kamu miliki, dan kamu adalah orang yang selama ini ia cari. Ia
merupakan pangsa pasarmu, dan ia menjadi penawar tertinggimu.
Ia menawarmu dengan segala features yang ia miliki juga, yang
ternyata, juga sesuai dengan tipe features yang kamu cari.
Bukan menobjektifikasi, namun
hendaklah kita melihat konsep jodoh tidak seperti 'kompetisi'. Ketika
berkompetisi, kita berlomba memalsukan segala features kita, karena berpikir
hanya dengan itu ada orang yang bersedia menawar kita. Padahal, kita
semua punya pangsa pasar masing masing dengan menjadi diri kita sendiri.


0 komentar