Pangsa Pasar dalam Jodoh

by - 11:47 PM

Hasil gambar untuk cartoon calls


Sebenarnya manusia dalam mencari jodoh itu seperti penjualan handphone. Tiap orang beda selera, beda kebutuhan, beda preferensi.

Ada yang menginginkan handphone dengan spek tinggi, dengan memori internal bergiga giga, denhan baterai ber mAh-mAh, tapi dengan harga yang murah, maka ia membeli Xiaomi. Konsekuensinya, orderdilnya cepat rusak.

Ada yang mencari handphone khusus camera phone agar menghasilkan hasil foto yang bagus, maka dia membeli Oppo.
Konsekuensinya, harga mahal namun spek rendah, hanya bagus di kamera saja.

Ada yang mencari handphone dengan merk populer agar harga jual kembali tidak jatuh dan onderdil mudah dicari, ada garansi resmi juga bukannya garansi distributor, bukan produk China, maka ia membeli Samsung.
Konsekuensinya, dengan harga yang sama seperti Xiaomi, spek nya kalah jauh.

Semua produk punya pangsa pasarnya masing masing.

Sama saja, 
Setiap orang juga punya pangsa pasarnya masing masing dengan kualitas yang dimiliki masing masing.


Ada perempuan yang suka laki laki berisi yang agak gendut, ada perempuan yang suka laki laki muscular, ada perempuan yang suka laki laki yang agak kurus. 
Ada laki laki yang suka perempuan berkaki jenjang, ada laki laki yang suka perempuan kecil mungil, ada laki laki yang senang perempuan berhijab, ada yang lebih suka perempuan dengan rambut tergerai.

Ada orang yang senang jenis orang yang cerdas berwawasan luas yang bisa diajak bicara mengenai apa saja, ada juga orang yang senang jenis orang yang gak banyak tau agar tidak terlalu banyak spekulasi atau perbedaan pendapat.
Ada orang yang senang jenis orang super soleh/solehah yang agak fanatik, ada orang yang senang jenis orang yang berpikiran lebih terbuka dan lebih fleksibel.

Jadi, gak perlu takut menunjukkan siapa kamu dengan 'features' yang kamu miliki.
Mereka tidak lebih baik darimu, dan kamu pun tidak lebih baik dari mereka. Setiap orang memiliki 'value' dan kualitasnya masing masing.

Jadi jangan risau tentang jodoh. Kalau belum dipertemukan sekarang, kamu nanti akan dipertemukan dengan orang yang suka dengan segala features yang kamu miliki, dan kamu adalah orang yang selama ini ia cari. Ia merupakan pangsa pasarmu, dan ia menjadi penawar tertinggimu.
Ia menawarmu dengan segala features yang ia miliki juga, yang ternyata, juga sesuai dengan tipe features yang kamu cari.

Bukan menobjektifikasi, namun hendaklah kita melihat konsep jodoh tidak seperti 'kompetisi'. Ketika berkompetisi, kita berlomba memalsukan segala features kita, karena berpikir hanya dengan itu ada orang yang bersedia menawar kita. Padahal, kita semua punya pangsa pasar masing masing dengan menjadi diri kita sendiri.

You May Also Like

0 komentar